Banyak Pelamar Gagal Karena Kesalahan Ini Saat Mengirim Lamaran
Mengirim lamaran kerja terlihat sederhana, tetapi kenyataannya banyak pelamar gagal bukan karena kurang kompeten—melainkan karena melakukan kesalahan kecil yang dianggap fatal oleh HRD.
Kesalahan-kesalahan ini sering terjadi tanpa disadari, namun berdampak besar pada peluang Anda dipanggil interview.
Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Mengirim Email Lamaran Tanpa Isi Pesan
Ini adalah kesalahan paling sering dilakukan pelamar.
Email hanya berisi lampiran CV tetapi tidak ada tulisan apa pun.
Di mata HRD, ini menunjukkan:
-
Tidak profesional
-
Tidak memahami etika melamar
-
Tidak serius melamar
✔ Cara memperbaikinya
Tulis pesan singkat yang berisi:
-
Perkenalan diri
-
Posisi yang dilamar
-
Pengalaman singkat (opsional)
-
Penutup yang sopan
2. Menggunakan Subject Email yang Salah atau Kosong
Subject email adalah hal pertama yang dilihat HRD.
Contoh subject yang salah:
❌ Lamaran kerja kak
❌ Cv nih
❌ Mau lamar kerja
❌ (kosong)
✔ Subject email yang benar
Lamaran – Kasir – Anna Putri
Format jelas = peluang dibuka lebih besar.
3. File CV Berantakan dan Tidak Dinamai Dengan Benar
Contoh file yang salah:
❌ cvfixbaru111.pdf
❌ dokumen_akhir_beneran.pdf
❌ foto saya.jpeg
Ini membuat HRD bingung dan terlihat tidak profesional.
✔ Format nama file yang benar
-
CV_AnnaPutri.pdf
-
Lamaran_AnnaPutri.pdf
4. Mengirim Berkas Tidak Lengkap
Banyak pelamar hanya mengirim CV tanpa:
-
Surat lamaran
-
Ijazah
-
KTP
-
Foto
-
Portofolio (jika diperlukan)
Perusahaan bisa langsung mengabaikan lamaran tidak lengkap.
5. Mengirim File dengan Ukuran Terlalu Besar
Berkas lebih dari 5–10MB sering gagal terkirim atau membuat HRD harus menunggu loading lama.
Gunakan PDF dengan kompresi standar, bukan foto beresolusi besar.
6. Mengirim Lamaran ke Nomor/Email yang Salah
Kesalahan sederhana yang sering terjadi:
-
Salah ketik email
-
Salah tujuan nomor WA
-
Kirim ke HRD perusahaan lain
-
Kirim ke contact sales, bukan HRD
Selalu cek ulang sebelum mengirim!
7. Mengirim Pesan dengan Bahasa Tidak Formal
Contoh pesan yang buruk:
❌ kak ini cv aq
❌ halo min loker masih ada??
❌ gw mau lamar kerja dong
HRD mengharapkan komunikasi profesional sejak awal.
✔ Gunakan bahasa sopan
“Selamat pagi, Bapak/Ibu HRD. Berikut saya kirimkan berkas lamaran untuk posisi…”
8. Mengirim Lamaran Tanpa Membaca Syarat Lowongan
Banyak pelamar:
-
Tidak membaca syarat usia
-
Tidak membaca lokasi
-
Tidak membaca kualifikasi
-
Tidak membaca tata cara kirim berkas
Akibatnya HRD akan langsung menolak.
🎯 Kesimpulan
Kesalahan kecil saat mengirim lamaran bisa membuat Anda kehilangan kesempatan besar. Dengan memperbaiki format email, melengkapi berkas, menulis CV dengan benar, dan berkomunikasi secara profesional, peluang Anda dipanggil interview akan meningkat drastis.



